• 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • 6
  • slideshow jquery
  • 8

Garden News

Serah Terima Jabatan Kepala BKTKR Eka Karya Baki


Selasa, 2019-09-24.  Ada yang berbeda dalam acara serah terima jabatan Kepala Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Eka Karya Bali (BKTKR Eka Karya Bali) yang diselenggarakan pada Selasa, 24 September 2019 di Gedung Nayaka Loka. Keluarga besar BKTKR Eka Karya Bali menyambut kehadiran Kepala baru dalam nuansa kehangatan kultur Bali. Turut hadir pula pada kesempatan tersebut para mitra kerja BKTKR Eka Karya Bali.

Momentum ini sekaligus menjadi ajang perpisahan bagi Dr. Bayu Ajie yang melanjutkan pengabdiannya sebagai Kepala BKTKR Purwodadi di Jawa Timur. Dr. Bayu berharap, Kepala BKTKR Eka Karya Bali yang baru dapat melanjutkan kerjasama baik yang selama ini sudah dibangun dengan stakeholder. "Disamping itu, penting pula untuk menciptakan perubahan-perubahan signifikan bagi kemajuan Kebun Raya Bali," ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Dr. Didit Okta Pribadi yang sebelumnya merupakan Peneliti di Pusat Penelitian Konservasi Tumbuhan dan Kebun Raya-LIPI resmi menjabat sebagai Kepala BKTKR Eka Karya Bali menggantikan Dr. Bayu Adjie. Dalam sambutannya, Dr. Didit menyatakan "Semoga kami bisa melanjutkan semua hal baik yang telah ditinggalkan Pak Bayu di Kebun Raya Bali." Dr. Didit juga berupaya membuka diri terhadap dukungan, kerjasama, dan nasehat dari seluruh pegawai BKTKR Eka Karya Bali bagi masa kepemimpinannya.

Niat baik Dr. Didit tersebut diperkuat dengan arahan Kepala Pusat Penelitian Konservasi Tumbuhan dan Kebun Raya-LIPI Dr. R. Hendrian, M. Sc yang menghimbau kepada seluruh pegawai BKTKR Eka Karya Bali agar senantiasa menerima dan mendukung Dr. Didit Okta Pribadi dengan hati terbuka. "Semoga keluarga besar Kebun Raya LIPI bisa berjalan lebih baik lagi ke depan," tegasnya.

Dr. R. Hendrian mengapresiasi kinerja yang telah dilakukan oleh Dr. Bayu Ajie selama menjabat di BKTKR Eka Karya Bali periode 2016-2019. Menurutnya, banyak inovasi penting berhasil ditorehkan Dr. Bayu di Kebun Raya Bali. Ini ditandai dengan keberhasilannya membawa Kebun Raya Eka Karya Bali bangkit kembali pasca bencana banjir 2016. Perbaikan infrastruktur pelayanan publik juga dilakukan dengan merenovasi gedung informasi Diva Graha, loket tiket pengunjung, wisma Lingga Loka, mewujudkan museum Panca Yadnya, serta membangun taman labirin yang diberi nama Surya Nirwana.

Disamping itu, semasa menjabat, Dr. Bayu Ajie juga berhasil mengimplementasikan ISO 9001:2015 di BKTKR Eka Karya Bali dan menginisiasi penggunaan Cash Management System (CMS) pada pengelola anggaran dan pelayanan publik. (BKHH KR Bali)


See all news

<< First | < Previous | 1 |2 | 3 | 4 | 5 | Next > | Last >> |