• 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • 6
  • 7
  • 8

Garden News

Pentingnya Keanekaragaman Hayati dan Konservasi


21/05/2012.  Biodiversity yang bermakna keanekaragaan hayati, sementara konservasi menekankan pada kegiatan pelestarian, penyelamatan dan pengawetan, kedua hal tersebut merupakan satu rangkaian tak terpisahkan yang saling mengisi dan membutuhkan satu dengan lain. Indonesia dengan segala potensi yang dimilikinya sebagai Negara terbesar ke dua di planet ini dalam hal keanekaragaman hayati setelah Brazil dengan hutan amazonnya, memiliki potensi yang sangat besar dalam pemanfaatan keanekaragaman hayati, dan merupakan suatu keunggulan komparatif dalam pembangunan berkelanjutan bagi Indonesia.



Laju kerusakan lingkungan saat sekarang bagaikan deret ukur, yang semakin berlipat kali membesar dengan laju waktu. Di lain hal, peran ekosistem hutan yang merupakan tempat bernaungnya keanekaragaman flora maupun fauna, menyimpan potensi yang sangat besar mulai dari environmental services (water management, air purification, erosion control, wildlife habitat and endangered species habitat), bio-prospecting (sumber material obat obatan), dan carbon sinks (penyerap CO2). Dari ketiga potensi tersebut, jika dinominalkan mencapai US$ 70 Triliyun per tahun (Pearce, 1996, Constanza, et. al.,1997).



Kerusakan lingkungan sangat berimbas pada hilangnya keanekaragaman hayati, dimana penyebab utama dari permasalahan tersebut sebenarnya terletak pada kebutuhan manusia akan pangan dan energi. Kondisi terkini memperlihatkan bagaimana keanekaragaman hayati sudah tergerus dengan pesatnya laju pertumbuhan ekonomi, seperti perkebunan sawit, pertambangan, pertanian, pemukiman penduduk, dan hutan tanaman industri, yang biasanya berupa tanaman monokultur (satu jenis).



Melihat dari masalah yang sedang terjadi, konservasi keanekaragaman hayati merupakan harga mati karena memegang peranan penting dalam menunjang pembangunan berkelanjutan, mengingat Indonesia adalah salah satu pusat keanekaragaman hayati dunia dan dikenal
sebagai Negara mega-biodiversity.



Usaha pelestarian keanekaragaman hayati dapat dilakukan mulai dari yang terkecil, yakni menanam bibit pohon dipelataran rumah, sampai dengan kegiatan penghijauan untuk perbaikan ekosistem di lahan non produktif, marginal, dan kritis dengan menitikberatkan pada penanaman yang tidak hanya terdiri dari satu atau dua jenis saja, melainkan terdiri dari banyak jenis sehingga unsur keanekaragamannya dapat terlihat.



Salah satu contoh usaha pelestarian (konservasi) adalah dengan adanya
kebun raya (botanical gardens), dimana kebun raya sendiri merupakan
tempat konservasi ex-situ yang menyelamatkan (mengambil) suatu species tumbuhan di tempat asalnya, untuk ditanam di kebun raya. Dengan laju kerusakan lingkungan (in-situ) yang cukup tinggi, maka peran kebun raya sangat vital sebagai garda terakhir perlindungan keanekaragaman hayati. Wujud nyata dari eksistensi kebun raya ditunjukkan dengan ditandatanganinya Peraturan Presiden Nomer 93 Tahun 2011 tentang Kebun Raya.



Di samping itu, untuk lebih melindungi keanekaragaman hayati, tidak cukup dengan adanya kebun raya saja. Ancaman tidak hanya datang dari beberapa permasalahan yang telah disebutkan di atas, tetapi juga dari para pecinta tanaman baik dari dalam maupun luar negeri, dan kebijakan (regulasi) pemerintah sendiri. Contohnya dapat ditemui di beberapa daerah yang masih memiliki potensi keanekaragaman hayati yang tinggi, namun regulasi yang ada masih memberikan celah bagi para pemilik modal untuk mengeksploitasi keanekaragaman hayati secara kurang bijak. Oleh karena itu, perlu dilakukan pengetatan regulasi terhadap sektor-sektor industri (perkebunan, pertambangan, pertanian, kehutanan) yang berpotensi mengancam keanekaragaman hayati. Para pencinta lingkungan selalu berharap bahwa pemerintah melalui regulasi yang dikeluarkan dapat menyelaraskan laju pertumbuhan ekonomi dengan tidak mengesampingkan keberlajutan fungsi lingkungan (ekosistem). (Wawan Sujarwo)


[ Kembali ]
Warning: mysql_num_rows() expects parameter 1 to be resource, boolean given in /home/krbali/public_html/garden_newsall.php on line 192
<< First | < Previous | Next > | Last >>