• 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • 6
  • 7
  • 8

Garden News

Suplir dari Kepulauan Sunda Kecil


09-04-2015.  Suplir (Adiantum; Pteridaceae) merupakan marga tumbuhan paku yang cukup dikenal. Hampir semua anggotanya memiliki tangkai daun yang hitam mengkilat dan kumpulan kotak spora yang tertutup oleh selaput palsu berupa tepi daun yang terlipat. Jumlah jenis suplir di dunia diperkirakan berkisar antara 200-280 jenis, namun di Indonesia jumlah jenisnya belum bisa dipastikan.



Oene Posthumus, seorang ahli botani berkebangsaan Belanda, menemukan 11 jenis suplir pada tahun 1944 di kawasan Kepulauan Sunda Kecil yang meliputi Bali dan Nusa Tenggara (Lombok, Sumbawa, Flores, Timor, Sumba dan beberapa pulau kecil diantaranya). Lima jenis diantaranya telah berhasil dikoleksi oleh Kebun Raya Bali yaitu Adiantum caudatum, A. diaphanum, A. edgeworthii, A. hispidulum dan A. philippense. Kebun Raya Bali juga memiliki tujuh jenis suplir lain yang berasal dari Kepulauan Sunda Kecil namun tidak disebutkan dalam publikasi Posthumus sebelumnya, yaitu A. concinnum, A. peruvianum, A. raddianum, A. trapeziforme, A. silvaticum dan dua spesimen lain yang belum teridentifikasi. Diperkirakan ketujuh jenis tersebut bukan merupakan jenis asli dari kawasan Kepulauan Sunda Kecil, atau karena adanya nama ganda (satu jenis namun memiliki nama yang berbeda).



Penelitian secara molekuler mengenai suplir dari kawasan Kepulauan Sunda Kecil menunjukkan bahwa suplir-suplir tersebut memiliki variasi secara genetik, baik antar jenis maupun dalam jenis. Hal ini dapat dianggap sebagai petunjuk awal akan adanya jenis tersembunyi, yaitu jenis-jenis yang secara morfologi terlihat sama namun secara genetik telah mengalami perubahan. Ke-12 jenis suplir tersebut ternyata juga tidak mengelompok bersama berdasarkan kedekatan daerah asalnya, namun mengelompok bersama berdasarkan banyaknya kesamaan materi genetiknya. Pengelompokan tersebut tidak sesuai dengan klasifikasi sebelumnya yang dibuat berdasarkan karakter morfologi. Hal ini berarti bahwa yang sebelumnya diduga sebagai kerabat dekat karena kemiripan penampakannya, bisa jadi sebenarnya kerabat jauh karena banyaknya perbedaan dalam genetiknya.



Lebih jauh mengenai hubungan kekerabatan suplir dari Kepulauan Sunda Kecil ini bisa dibaca di Reinwardtia 14(1):143-156. (Wenni S. Lestari).


[ Kembali ]
Warning: mysql_num_rows() expects parameter 1 to be resource, boolean given in /home/krbali/public_html/garden_newsall.php on line 192
<< First | < Previous | Next > | Last >>