• 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • 6
  • slideshow jquery
  • 8

Konservasi

Lebih dari 2100 jenis tumbuhan yang tersimpan di Kebun raya Bali merupakan kekayaan yang sangat besar untuk penelitian dan gudang keunikan genetika tumbuhan. Tanaman ini akan sangat berguna untuk tujuan restorasi jika diperlukan.

Salah satu fasilitas penelitian dan perbanyakan tanaman di Kebun Raya "Eka Karya" Bali adalah areal pembibitan seluas 1 ha yang dilengkapi dengan rumah kaca, bak persemaian dan lahan terbuka. Selain untuk koleksi, Pembibitan juga memperbanyak tanaman untuk re-introduksi, pembuatan taman dan untuk penjualan. Tanaman yang diperbanyak antara lain tanaman hias (Begonia spp ., Callistemon coccineus F. Muell, Phylodendron sp., Brunfelsia uniflora D. Don., Gerbera jamesonie Bolus, dll.), tanaman penghijauan (Altingia excelsa Noronha., Podocarpus imbricatus, Manglietia glauca Bl., Schima wallichii Choisy, Michelia alba DC., Michelia champaca L., Dysoxylum caulostachyum Miq., dll.), tanaman obat (Alstonia scholaris R. Br., Vitex trifolia L., Mentha arvensis L., dll.) dan tanaman upacara agama Hindu Bali (Hibiscus sp., Jasminum sambac Soland., Cordyline spp., Hydrangea macrophylla Ser., dll.). Pembibitan juga menjadi tempat aklimatisasi bagi tumbuhan hasil eksplorasi sebelum ditanam di lapangan serta lokasi persemaian biji hasil pertukaran dengan kebun raya atau instansi lain.

Pembuatan KOMPENIT (Kompos Penambat Nitrogen) yang merupakan salah satu produk unggulan Kebun Raya "Eka Karya" Bali juga dilakukan di dalam areal Pembibitan. Di tempat ini, serasah daun dan rumput hasil pencukuran diolah menjadi kompos bermutu yang dengan penambahan bakteri Azotobacter mampu menambat Nitrogen bebas dari udara yang sangat dibutuhkan tanaman. Selain di Kebun Raya "Eka Karya" Bali sendiri, produk ini juga telah tersedia di beberapa toko pertanian dan swalayan Tiara Group di Bali.

Fasilitas penelitian dan perbanyakan tanaman lainnya adalah Laboratorium. Saat ini, aktifitas di Laboratorium lebih dititikberatkan pada kegiatan penelitian dan perbanyakan menggunakan teknik in-vitro, khususnya untuk tanaman anggrek dan paku.